Cara Hidup Sukses Ala Rasulullah saw

sukses

Siapa yang tidak ingin meraih hidup yang sukses? Pastinya semua orang juga mau benar kan? Dan di dunia ini sudah tersedia banyak bukti orang-orang yang berhasil dalam bidangnya masing-masing. Maka ada satu lagi contoh yang menjadi teladan bagi seluruh umat manusia. Tidak lain dan tidak bukan dialah Rasulullah saw.

Rasulullah saw memang berhasil sukses dalam segala bidang yang ditekuninya. Hingga usia sebelum kenabian, Rasulullah saw telah menjadi seorang saudagar kaya yang berhasil meminang Siti Khadijah (partner bisnisnya) dengan mahar yang luar biasa. Mahar senilai 200 ekor unta memang bukanlah hal yang sepele. Jika harga sapi sekarang paling murah 17 juta rupiah, harga unta mungkin paling murah adalah 27 juta rupiah. Maka ketika masih bujangan, Rasulullah saw sudah memiliki uang cash senilai 5,4 milyar untuk mahar istrinya.

Jika membahas Rasulullah saw setelah menjadi nabi, mungkin beberapa orang sempat berpikir.. “ya iyalah Rasulullah saw bisa, kan beliau nabi” (padahal Rasulullah saw sama seperti kita manusia, berarti kita juga bisa memiliki keberhasilan sebagaimana Rasulullah saw)  maka bagaimana dengan kehidupan Rasulullah saw sebelum menjadi Nabi, yaitu masa sebelum Rasulullah saw 40 tahun.

Al Amin

Rasulullah saw terkenal oleh satu gelar di kalangan masyarakat Quraisy ketika itu, Al Amin, yang dapat dipercaya. Maka ini menjadi salah satu kriteria sederhana yang tidak bisa ditawar-tawar lagi untuk bisa berhasil dalam menghadapi kehidupan ini.

Sebelum lebih jauh, kita bicara dulu mengenai kesuksesan. Hidup kita ini, intinya adalah bagaimana kita sebagai pribadi berhasil mencapai target-target yang telah kita buat. Itulah yang namanya sukses. Misalnya kita memiliki penghasilan 100 juta rupiah, tapi kita memang tidak menargetkan maka itu bukanlah sebuah kesuksesan. Kesuksesan adalah mengejar target yang ingin kita kejar, meskipun itu hanyalah 1 juta rupiah saja. Ini artinya, untuk bisa sukses, maka yang harus kita lakukan pertama adalah mencoba untuk

membuat tujuan yang ingin diraih dan fokus dalam menggapainya, lalu menyibukkan diri untuk mengejar tujuan yang ingin dicapai, tidak menyibukkan diri dalam hal yang tidak ada hubungannya dengan tujuan yang telah ditetapkan.

Begitulah, buatlah sebuah target dan cobalah untuk mengejarnya. Sesederhana apapun target itu, kejarlah dan berjuanglah dalam mendapatkannya. Inilah yang disebut dengan ikhtiar.

Lalu terkait dengan Al Amin itu sendiri, maka ranahnya ada 2. Bagaimana caranya agar kita mendapatkan gelar Al Amin sebagaimana yang Rasulullah saw dapatkan? Maka berusahalah untuk mendapatkan kepercayaan, pertanyaannya kepercayaan siapa? kepercayaan 2 pihak.

Mendapatkan kepercayaan dari diri kita sendiri dan kepercayaan dari orang lain.

Kita dipercaya oleh orang lain, tapi kita sendiri tidak percaya dengan diri kita sendiri adalah sebuah masalah tersendiri. Inilah ciri orang yang memiliki skill yang mumpuni tapi lack of character, kurangnya percaya diri sama saja dengan prajurit yang tidak berani terjun ke medan perang.

Jadi mendapatkan kepercayaan dari diri sendiri adalah hal penting, dan inilah yang mengawali perubahan dalam kehidupan kita kedepannya insyaAllah.

Lalu bagaimana caranya agar kita bisa mendapatkan kepercayaan dari diri sendiri?

Kembali ke tujuan, cobalah untuk meraih apa yang sudah kau targetkan dalam hidup. Inilah yang membuat percaya diri tumbuh dengan pesat.

Rasulullah saw muda begitu banyak mendapatkan pencapaian demi pencapaian yang signifikan semasa mudanya. Menjadi partner pamannya dalam berdagang, lalu berhasil. Lalu sebelumnya menjadi seorang penggembala ternak kambing milik pamannya, dan berhasil juga. Mengikuti pamannya dalam ekspedisi dagang ke luar negeri, dan berhasil juga. Semakin sering mencoba dan semakin berhasil, maka inilah yang menjadi Rasulullah saw memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Lalu bagaimana dengan kita? cobalah untuk buat tujuan, dan cobalah untuk berjuang dalam mewujudkannya dan raihlah kepercayaan dalam diri. Maka saat kau mendapatkan gelar Al Amin dari dirimu sendiri, hanya tinggal menunggu waktu orang-orang disekelilingmu memberikan gelar yang sama.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s