Setelah Siswa Lulus Lalu Apa Lagi?

Setelah Siswa Lulus Lalu Apa Lagi? – Mungkin inilah pertanyaan sederhana yang bisa kita ajukan mengenai para siswa siswi negeri ini saat beres menempuh pendidikan tingkat SMA. Apa lagi? Apa lagi yang harus mereka lakukan? Karena bisa dibilang dari sinilah kita bisa melihat karakter sebuah keluarga karakter seorang anak dalam menentukan jalan kehidupannya kedepan.

Sering kali kita lihat anak ataupun keluarga yang memang gengsi menjadi tolak ukur pengambilan keputusannya. Saat anak sekolah dan lulus dari SMA nya, dia demi gengsi memilih kampus kampus favorit demi terlihat ‘keren’ di hadapan teman temannya. Tak jarang kita sering menemukan mahasiswa yang kuliahnya ga terlalu maksimal karena ketika kuliah tidak seperti yang awal diniatkan.

Atau bisa juga keluarganya justru yang ‘kekeuh’ ingin agar anaknya melanjutkan ke kampus unggulan tertentu, bahkan rela mengorbankan mengeluarkan banyak tambahan dana lebih agar anaknya berhasil masuk ke kampus tersebut. Alasannya sama, gengsi, biar nanti ada bahan obrolan dengan teman sepekrjaan dan alasan alasan sederhana lainnya.

Ada juga siswa ataupun keluarga yang lebih memilih bekerja adalah tahap selanjutnya yang akan dilakukan oleh sang anak. Demi membantu kebutuhan finansial keluarga dan persiapan dalam menopang keluarga selanjutnya. Untuk siswa dan keluarga yang mengambil keputusan kerja dengan alasan ini, juga tidak salah, dan tidak harus berkecil hati. Toh keberhasilan juga bukan ditentukan oleh tingginya pendidikan semata melainkan dari disiplin yang tinggi.

Poin Utamanya

Setelah kelulusan, yang terpenting bukanlah kuliahnya dimana, atau melanjutkan ke kampus mana ataupun bekerja. Setelah kelulusan yang terpenting pertama adalah setiap siswa memiliki jiwa kepemimpinan diri serta kepercayaan diri yang tinggi. Sehingga mereka memiliki keberanian, ‘mau jadi apa dirinya selanjutnya’. Mereka yang menjalani SMA, lalu kuliah tanpa diiringi kematangan kedewasaan maka hasilnya adalah sama saja. Bahkan ketika masuk dunia kerjapun, saat kedewasaan masih belum matang maka sikapnya akan sama saja seperti anak SMA.

Pendidikan itu pada hakikatnya membentuk akhlak / sikap yang baik. Maka mungkin…. setiap pendidik ataupun orang tua mesti mulai mengarahkan anak anak mereka, agar tidak hanya cerdas secara pengetahuan akan tetapi cerdas dalam bersikap, bermental baik, matang dalam mengambil keputusan serta dewasa.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s