Hati hati memberikan teknologi pada anak

mendidik anak yg baik menghindarkan gadgetAda satu perbedaan mendasar kegiatan anak anak saat ini dengan anak anak di masa lalu. Mungkin kalo dulu, usia TK – SD itu mungkin kita masih asyik main ucing sumput (permainan menemukan yang bersembunyi), main galasin, main kelereng. Namun lihat apa yang terjadi hari ini, rata rata anak usia itu sudah sibuk dengan berbagai gadget keren.

Pada dasarnya ga ada yang salah memperkenalkan gadget ataupun teknologi pada anak anak kita. Namun jangan sampai teknologi ini akhirnya mengambil masa masa bermain sosial mereka. Fitrahnya setiap anak itu senang untuk bermain, apalagi ketika dia memiliki teman dalam permainan itu.

Di kawasan perkotaan semakin jarang menemukan anak anak bermain di lapangan, ataupun bersepeda dengan teman temannya. Tapi yang paling sering kita lihat semakin banyak anak anak hingga remaja ditemukan asyik dengan BB mereka, Android mereka, andaipun bermain mereka betah dengan game online mereka.

Pergeseran Bermain

Bagi seorang anak kecil, berkurangnya intensitas permainan dengan teman teman sebayanya bisa memberikan karakter yang kurang baik untuk pergaulannya. Paling sederhananya, dia akan sulit untuk berbaur dan cenderung kurang percaya diri terhadap dirinya sendiri. Kenapa? bukan karena tidak bisa, namun terlebih karena tidak terbiasanya bersama orang lain.

Jika anak kecil dibiarkan untuk bermain gadget ataupun teknologi terus terusan, Minatnya terhadap bermain sudah terlalu kuat, mungkin nantinya dia akan sangat sulit untuk diajak bermain hal hal yang sederhana, seperti kejar kejaran, atau permainan anak pada umumnya. Yang dia lakukan cuma duduuuuk aja, betah dengan gadget yg dia punya.

Semakin tergantungnya mereka dengan gadget ataupun teknologi, ini juga bisa jadi masalah buat kocek kita. ๐Ÿ™‚ Bayangkan saja, kalo anak anak dulu, kalo mau main paling juga bilang “mah, minta uang buat beli kelereng… 1000 rupiah ajaa”. Tapi kalo sekarang bisa bisa ” pokonya ade mau punya PS 3, ga boleh engga”.. waw secara harga juga beda jauh tuh hehe

Apa yang bisa kita lakukan?

Sekali lagi, ga masalah kita mengenalkan teknologi pada anak anak kita, bagus malah. Apalagi jika kita bisa mengarahkan mereka untuk mengasah keterampilan mereka. Diarahkan untuk membaca (karena dari gadget bacaan seperti e-book mudah didapatkan), diarahkan untuk belajar atau hal hal yang lainnya. Boleh bermain lewat gadget tapi jangan berlebihan, awasi berapa lama dia bermain. Dan jika mungkin, arahkan dan semangati anak anak kita untuk banyak bermain bergaul dengan teman teman sebaya mereka.

Bermain dengan teman sebaya jauh lebih cepat dalam hal pendewasaan anak, karena mau tidak mau ketika mereka dewasa nanti keahlian dalam berinteraksi dengan orang lain(Cerdas secara sosial) menjadi kunci keberhasilan dalam berbagai bidang. Masih kecil tapi kita libatkan di pengajian, lalu sama pengajian dia disuruh jadi panitia kecil kecilan lomba. Atau buat organisasi kecil anak anak. Ini jauh lebih bagus dalam pembentukan karakter kepemimpinan anak kita.

Bisa juga jika kita sekali kali mengajarkan anak untuk gemar entrepeneur. Berdagang! Suruh cari uang sendiri sedikit demi sedikit. Misalnya kita coba tantang mereka untuk menjual 1 barang, kalo berhasil maka akan diberi hadiah. ๐Ÿ™‚ Mental entrepeneur itu sangat baik untuk bekal struggle dalam kehidupan dewasanya kelak.

Nah…. jadi para bunda ataupun orang tua ataupun kakak ataupun kita semua (sebut aja semua dari awal hehe)

Untuk anak anak kecil ataupun remaja….. Gadget itu baik, sangat baik, bahkan kita mesti menguasainya untuk bisa mengikuti zaman yang sekarang informasi bergerak sangat cepat. Akan tetapi karakter utama seorang manusia harus tetap kita perhatikan dan kembangkan.

Kepribadian inti mereka (penanaman nilai nilai agama, akhlaq, aqidah, kepemimpinan, keberanian, kepedulian) harus tetap kita kembangkan dan tumbuhkan.

Semoga bermanfaat.

sumber referensi : buku buku keluarga dan anak

untuk buku buku tentang keluarga bisa di cek disini >> buku keluarga pilihan atau buku pendidikan pilihan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s