Sulitnya Mengatur Waktu saat Bisnis

mengelola waktu bagi pengusahaKetika bangun pagi, anak ini melihat jam yang berada di samping tempat tidurnya… pukul 04.20

dia menunggu sejenak hingga waktu sholat shubuh tiba, lalu menunaikan sholat…. Ayahnya terlihat sedang sholat juga bersama ibunya, pukul 05.59 saat anak ini mandi dan bersiap siap untuk berangkat sekolah… sang ayah telah pergi bekerja. Satu hal yang selalu dia ingat, seringkali dia mendengar ibu dan ayahnya selalu bilang, berpagi pagi dalam usaha itu mempermudah rezeki,, itu sunnah Rasulullah…

Pukul 6 pagi, biasanya ayahnya sudah tidak lagi dia lihat,

Anak ini pulang ke rumahnya bada ashar, setelah membuka sepatu dan menyimpannya di rak sepatu… kepalanya menengok ke arah jam dinding di ruang tamu.. pukul 17.30…. dan ayahnya masih belum pulang juga.

Kerap kali dalam hatinya dia berpikir, kenapa harus begitu lama ayah ini mencari rizki? apakah uang yang sudah didapat begitu sedikit sampe sampe masih terus bekerja hingga seharian?

Seringkali juga dia membayangkan bagaimana teman sekelasnya, pasti saat ini sudah melihat ayahnya pulang dan berbincang dengannya.. seringkali juga dia membayangkan, bagaimana teman sekelasnya memiliki waktu lebih banyak dengan ayah mereka. Dan dia berpikir kenapa ayahnya tidak memiliki waktu yang sama seperti ayah teman temannya?

###

Teman teman semua, terutama bagi mereka yang menjadikan bisnis sebagai salah satu pilihan hidupnya dalam mencari rezeki Allah. Yang mesti kita pikirkan sangat matang adalah hak hak keluarga yang mesti kita berikan. Waktu bersama mereka, adalah waktu waktu yang sangat dinanti. Waktu bersama mereka bisa jadi adalah prioritas utama, waktu bersama keluarga adalah waktu yang paling berharga.

Kita punya 24 jam, maka bisa jadi urutannya seperti ini… yang paling berhak adalah Allah… ini berkaitan dg ibadah ibadah kita yang tak boleh terlewatkan… lalu yang paling berhak adalah dirimu sendiri.. luangkanlah waktumu tuk terus mengembangkan dirimu.. lalu yang paling berhak adalah keluarga… merekalah lingkup terkecil dan menjadi sumber kebahagiaan yang Allah titipkan di bumi ini.. lalu baru orang lain, masyarakat dan sekitarnya..

Tahapannya seperti itu, dan jika ada 1 yang terlewat, maka itu akan terus menghambatmu untuk menunaikan hak hak setelahnya… Sebagai pengusaha, sebagai pebisnis, mengelola waktu menjadi sangat utama. Memang benar keluarga kita membutuhkan uang, akan tetapi apalah artinya harta bila interaksi keluarga semakin tak ada? Bisa jadi, seorang anak yang merindukan ayahnya di sisinya sangat mudah ditemukan di sekeliling kita. Bisa jadi, para istri yang merindukan suaminya di rumah sangat banyak di sekeliling kita.

Keberkahan rizki, salah satunya bisa dilihat dari kebahagiaan keluarga. Berkahnya rizki kita, akan membuat interaksi kita dengan keluarga semakin baik, semakin kuat cintanya.

Bila keluarga sudah baik, maka insyaAllah, ketika kita harus berkontribusi untuk masyarakat, maka keluarga kita lah yang akan menjadi pendorong paling pertama.

#karakter pengusaha hari ini >> Bagi waktumu secara seimbang, jangan sampai bisnismu membuatmu melupakan Allah, membuatmu melupakan dirimu sendiri, membuatmu melupakan keluargamu

lalu bagaimana caranya??? “Jika anda mau, anda pasti bisa!” Coba jadwalkan waktu untuk keluarga kapan, lalu komitmen dg hal itu. Coba jadwalkan waktu untuk orang tua, untuk kepentingan dirimu sendiri… lalu komitmen dg hal itu. Jika anda mau, anda pasti bisa

semoga bermanfaat

jalin komunikasi dengan kami lebih lanjut di Twitter  @rbi07

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s