Agenda Pengokoh Keimanan

“Agenda Pengokoh Keimanan”

 

    Seberapa dekatkah kita dengan Allah dan seberapa kuatkah keimanan kita ditengah zaman yang kian kemari semakin penuh tantangan zaman? Diantara kita tentunya sudah banyak yang terbiasa melakukan amalan luar biasa seperti menyegerakan shalat wajib, sedekah setiap hari, menghindari makanan yang belum jelas halal dan haramnya, menghindari ghibah, berpakaian sesuai syari’at, mengahdiri majelis-majelis ilmu dari A-Z , bergaul dengan orang-orang sholeh, menghindari praktik riba dan lain-lain. Namun, mengapa hati kita masih ada percikan ketidak tenangan yang menyebabkan kita takut akan dunia ini? Bisa jadi ini disebabkan karena kita menyepelekan amalan-amalan sederhana yang padahal sangat mempengaruhi kehidupan kita. Yuk mulai dari detik ini juga kita tambah amalan kita dengan mengamalkan delapan agenda pengokoh iman dan ini  nggak perlu ngocek saku  dan insya Allah nggak berat asalkan ‘mindset’ kita adalah kita ingin berlari menuju Allah lebih dekat lagi dan lagi.

    Agenda-agenda berikut ini telah dipopulerkan oleh Ustadz Fathi Yakan hafizhahullahu . Mari perlahan-lahan kita biasakan. Bisa dimulai dari yang menurut kita paling mudah dahulu .

Agenda Pertama :

    Melakukan shalat dua belas rakaat sunnah rawatib, yakni dua rakaat sebelum shubuh, empat rakaat sebelum zuhur, dua rakaat setelah zuhur, dua rakaat setelah magrib dan dua rakaat setelah isya. Manfaatnya, selain sebagai penyempurna shalat wajib yang diharapkan adalah kita mendapatkan seperti Rasulullah SAW sebutkan dalam hadits, “Barangsiapa yang shalat sunnah satu hari duabelas rakaat, Allah akan membangunkan untuknya rumah di Surga”HR. Muslim

Agenda kedua :

    Shalat qiyamullail.  Manfaat yang diharapkan adalah pengabulan doa-doa, pengampunan dosa-dosa dan pemenuan hajat serta keperluan. Seperti dalam sabda Rasulullah SAW “Allah SWT  turun setiap malam ke langit dunia. Di saat tersisa sepertiga malam terakhir. Allah berfirman, “Siapa yang berdoa kepada-Ku maka akan kuberikan permintaannya, dan siapa yang memohon ampunan pada-Ku akan Ku ampuni dia”HR.Bukhari

Agenda ketiga :

    Melakukan shalat dhuha bisa 2 rakaat, 4 rakaat, atau 8 rakaat. Manfaat yang diharapkan yaitu memberi sedekah dari setiap persendian tulang dalam tubuh. Dalilnya, dari Abi Dzar ra, “Setiap persendian pada diri kalian harus disedekahkan. Setiap tasbih adalah shadaqah, setiap tahmid adalah shadaqah, setiap tahlil adalah shadaqah, setiap takbir adalah shadaqah, memerintahkan pada yang ma’ruf itu adalah shadaqah, melarang dari yang mungkar adalah shadaqah….”(HR. Muslim)

Agenda keempat :

    Membaca surat al-Mulk dan surat-surat Al-Quran lainnya. Manfaatnya dihindarkan dari adzab kubur. “Sesungguhnya dalam Al-Quran terdapat suatu surat yang terdiri dari 30 ayat. Surat itu bisa memberi syafaat kepada seseorang hingga diampuni dosa-dosanya. Yakni surat yang awalnya berbunyi “Tabarakalladzi biyadihilmulk”(HR. Turmudzi dan Ahmad)

Agenda kelima

    Mengatakan “ Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir” seratus kali. Manfaatnya tertera dalam hadits “Barangsiapa yang mengatakan Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadiir dalam satu hari seratus kali maka itu sama dengan membebaskan sepuluh orang udak, menuliskan 100 kebaikan, menghapus seratus kesalahan, dan akan menjadi pelindung baginya dari syaithan pada hari itu sampai tiba suatu sore. Dan tidak ada seorangpun yang bisa memperoleh sesuatu yang lebih baik dari apa yang telah dilakukannya itu kecuali bila ada seorang yang mengerjakan lebih banyak daripada itu”HR. Muslim

Agenda keenam :

    Mengucapkan shalawat atas Rasulullah SAW dalam jumlah yang tidak ditentukan. Manfaat yang diharapkan adalah terpelihara dari sifat kikir dan mendapatkan doa dari Allah SWT. “Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan mendoakannya sebanyak sepuluh kali”HR.Muslim. “Orang kikir adalah yang bila diseut disisinya namaku, tapi dia tidak mengucapkan shalawat atasku” HR. Tirmidzi

Agenda ketujuh :

    Mengucapkan “Subhaanallah wa bihamdihi, subhaanallahil ‘azhiim” dalam jumlah yang tidak ditentukan. Manfaatnya seperti pada hadits “Barangsiapa yang mengucapkan subhaanallah wa bihamdihi akan ditanamkan untuknya pohon kurma di Surga”HR. Tirmidzi

Agenda kedelapan :

    Mengucapkan “Astaghfirullahal’azhiim” dalam jumlah yang tidak ditentukan. Manfaatnya, dilepaskan dari kesulitan dan dibanyakan rezeki. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW “Barangsiapa yang membiasakan beristighfar maka Allah akan memberikan jalan keluar dari setiap kesempatan baginya, dan akan diberikan kelapangan dari kecemasan dan didatangkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka”HR Abu Daud, Ibnu Majah dan Hakim.

    Alhamdulillah, mudahkan ? Yuk dimulai dari hari ini ya…semoga Allah berkahi setiap usia kita. Allahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s