Mari Belajar Berdoa Kepada Nabi Yunus As

doa

“la ilaaha illa Anta, subhanaka inni kuntu minna dzaalimiin..”

(tiada Tuhan melainkan Engkau (yaa Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang menganiaya diri sendiri)

QS. Al-Anbiya [21] :87

* * *

            Dzun-Nun  adalah sebutan bagi Nabi Yunus As. Sejenak mari kita mengingat kisah yang Allah abadikan dalam Al-Qur’an ini.

Nabi Yunus bin Matta ialah salah seorang Rasul Allah [al-Shaffat 37:139]. Ketika diutus kepada kaumnya, beliau marah atas keengganan mereka untuk menerima dakwah tauhid yang disampaikannya. Dalam keadaan marah tersebut  Nabi Yunus justru meninggalkan kaumnya dan menaiki kapal. Sayang sekali dalam pelayaran, kapal tersebut penuh dengan muatan sehingga hampir tenggelam. Para penumpang melakukan undian, siapakah yang perlu dibuang ke laut bagi meringankan beban kapal. Nabi Yunus turut mengundi lalu kalah, maka beliau terpaksa terjun dari kapal itu ke lautan luas.

Di dalam lautan luas, Nabi Yunus ditelan oleh sebuah ikan yang besar, kemungkinan salah satu dari spesis ikan paus. Dalam perut ikan yang gelap-gulita itulah, Nabi Yunus menyadari kesalahannya yang justru melarikan diri dari misi dakwahnya, lalu ia pun banyak berdoa dan berdzikir kepada Allah dengan kalimat “La ilaaha illa anta, Subhanaka, inni kuntu minaz dzaalimiin.” Maka dengan doa ini, Allah berfirman: “Maka Kami kabulkan permohonan doanya dan Kami selamatkan dia dari kesusahan yang menyelubunginya dan demikianlah kami selamatkan orang-orang yang beriman.” [al-Anbiya’ 21:88]

Dari kisah di atas kita bisa mengambil beberapa sikap yang membuat allah mengabulkan doa kita. Sungguh bahwa setiap kisah yang Allah hadiahkan pada kita adalah sebuah pelajaran agar kita membaca firmanNya.

Perhatikanlah beberapa hal yang dilakukan Nabi Yunus saat berdoa,

Pertama          : Nabi Yunus membuka kalimat doanya dengan mentauhidkan (mengesakan) Allah, “Tiada Tuhan Melainkan Allah”. Kalimat ini mennujukan keyakinan diri bahwa memang hanya Allahlah Tuhan di seluruh kehidupan ini. Ia pun secara tidak langsung mengakui bahwa hanya Allah lah tempatnya mengadu, tempatnya meminta, tempatnya mengeluhkan segala perasaannya. Ini juga pelajaran yang diajarkan rasul-rasul lain. Seperti doa nabi Ayub, Dan (sebutkanlah peristiwa) Nabi Ayyub, ketika dia berdoa merayu kepada Tuhannya dengan berkata: “Sesungguhnya aku ditimpa penyakit, sedang Engkaulah saja yang lebih mengasihani daripada segala (yang lain) yang mengasihani.” [al-Anbiya 21:83]

Kedua : Nabi Yunus tak berhenti mensucikan Allah “Subhanaka..” Maha Suci Engkau Ya Allah.  Ini adalah bentuk pensucian Nabi Yusuf kepada Allah atas segala tuduhan kaumnnya yang mengatakan kedzaliman Allah

Ketiga : tanpa paksaan dan dengan penuh kelembutan Nabi Yusuf mengakui bahwa apa yang menimpanya kini adalah karena perbuatannya sendiri. Tidak ada sedikitpun maksud Allah untuk menganiaya dirinya. Dengan kalimat “Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang mendzalimi diri sendiri” adalah bentuk memohon ampun kepada Allah. Nabi Yunus sadar bahwa apa yang kini menimpanya karena ia yang lalai dari perintah Allah. Dan ini merupakan teguran yang membuatnya bisa semakin dekat dengan Allah. Seperti yang Allah catatkan dalam surat cintaNya :

“Dan musibah apapun yang menimpa kamu adalah karena perbuatan tanganmu sendiri dan Allah memaaafkan banyak (dari kesalahan-kesalahanmu).

(QS. Asy-syura[42]:30)

            Semua kejadian tersebut adalah salah satu bentuk Allah mengasihi hambaNya dengan mengampuni dosa-dosanya ketika ia mengakui bahwa apa yang terjadi adalah karena kedzalimannya sendiri. Dengan inilah Allah uji keikhlasan dan kehusnudzan kita.

Selamat berdoa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s