Meraih Manfaat Dari Sebuah Misteri Di Pagi Hari (part 2)

sun_shine_by_animal_e

Kemudian Allah pun memberikan pengetahuan kepada kita untuk berusaha mencari manfaat secara medis, sebagai penguat keimanan kita yang masih sering mundur.

* manfaat medis

Shalat subuh adalah shalat wajib yang berada pada ujung sepertiga malam terakhir. Shalat ini akan semakin membawa manfaat ketika dilakukan sepaket dengan Shalat Tahajjud.

Adalah kortisol, sebuah hormon yang dihasilkan oleh kelenjar di ginjal dengan control perintah di otak jika stress atau sesuatu yang mengancam tubuh terjadi. Dalam sebuah penelitian, ternyata hormone ini mencapai puncak tertingginya pada pukul 00.00-08.00 pagi hari. Hal ini bisa jadi karena di pagi harilah banyak aktivitas yang sering membuat stress. Hormone ini sering disebut sebagai hormone yang jahat, karena saat dikeluarkan maka ia akan mengambil energy dan pembakaran metabolism. Dengan shalat di pagi hari dengan ikhlas, tepat , continue dapat menumbuhkan persepsi dan motivasi positif dan memperbaiki suatu mekanisme tubuh dalam mengatasi perubahan yang dihadapi. Karena shalat di pagi hari, kadar hormone kortisol stabil dan lebih rendah, hasilnya daya tahan tubuh meningkat.

Lain halnya dengan seorang peneliti yang sangat mempercayai hadits “ Shalat tahajjud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan diri dari penyakit.” Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa shalat di pagi hari sebelum kepadatan aktivitas terjadi bisa meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung dan menambah usia harapan hidup. Sebaliknya dengan adanya stress, seseorang akan mudah terkena infeksi, mempercepat pertumbuhan sel kanker, dan meningkatkan perkembangannya ke bagian tubuh yang lain.

Maka.. kini pilihannya hanya kita yang bisa memutuskan.. semuanya hanya pada 1 permasalaha, “mau atau tidak??”

Bagaimana dengan mereka yang kemudian sakit, lelah, tak bersemangat karena shalat tahajud atau shalat subuh di awal waktu??

“Abu Umamah r.a meriwayatkan bahwa seseorang telah menemui Rasulullah saw dan bertanya, ‘Bagaiman pendapatmu ttg seseorang yang berperang untuk mendapat upah  dan pujian? Adakah ia mendapat pahala?’ Rasulullah menjawab, ‘ia tidak mendapatkan apa-apa’….”

Semuanya kembali kepada niat kita.. niat yang kuat karena mencintaiNya akan dibalas dengan ketenangan yang taka bisa dibeli dengan uang di seluruh dunia ini.

Wallahua’lam bi shawab

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s