senyuman mereka cukuplah sudah

Saudara saudari semua, kembali kita berjumpa di hari ini. Sedikit hanya ingin berbagi hal sederhana, mengenai bisnis tentunya. Ada satu hal menarik kemarin ketika kami sedang silaturahim dengan beberapa orang dan berbincang sejenak mengenai bisnis. Ada hal hal sederhana yang justru membuat bisnis yang kita jalani kian dinikmati, bisnis yang kita lakukan kian kita rindukan. Itu adalah keluarga.

Kita mundur dulu ke beberapa bulan ke belakang, kami mendapatkan nasihat ini dari beliau, salah seorang pengusaha besar yang selalu sederhana dalam penampilannya. Bapa ini pernah bilang,

“kalo ada orang yang lagi punya masalah dengan bisnisnya, kalo orang itu lagi punya hutang, lagi banyak uang yang diluar (piutang ke dia) atau bisnisnya lagi seret… coba kamu tanya dulu sama dia…” “gimana hubungannya dengan Allah?” ibadahnya ada yang kelewat ga… ada rezeki yang ga halal ga…

lalu

” gimana hubungan kamu sama orang tua? terutama sama ibu kamu? terus dengan ayah kamu? hubungan kamu dengan suami / istri kamu gimana? lagi ada masalah atau ga? hubungan kamu dengan anak kamu gimana?

Semuanya… anggota keluarga semuanya disebutin satu satu. Keluarga dulu yang harus kamu cek selanjutnya…

Keluarga, jika kita kembali renungkan. Apa yang kita dapatkan dari bisnis kita apakah bener bener bisa membawa manfaat buat keluarga kita atau tidak? Apakah dengan bisnis ini kita bisa membantu keluarga menjadi lebih baik atau tidak? apakah dengan bisnis yang dijalani ini membuat keluarga kita makin dekat sama Allah atau tidak? pertanyaan pertanyaan ini terus di lantunkan, terus ditanyakan.

Dimulai dari keluarga, mereka yang telah memberikan apa yang mereka bisa untuk kehidupan kita, mereka yang telah memberikan doa, segenap semangat agar kita tetap bertahan dalam aktivitas kita. Tapi sejauhmana kita memperhatikan mereka. Sejauhmana kita menjadikan keluarga salah satu yang mesti di utamakan setelah agama.

Ketika ada janji dengan pelanggan, tapi disisi lain kita sudah ada janji juga dengan keluarga, apa yang akan kita lakukan? Kita jalan jalan dengan karyawan kesana kemari, tapi menyempatkan akhir pekan untuk keluarga sendiri kadang kita lupa. Maka ingatlah, keluargamu adalah semangat awalmu. Salah satu kunci keberhasilan para pengusaha besar adalah sejauh mana mereka memperhatikan keluarga mereka. Memperhatikan mereka, mendoakan mereka, berinteraksi dengan mereka.

Senyuman keluarga untuk aktivitas kita pasti berbeda rasanya jika dibandingkan dengan senyuman orang orang yang ada di perusahaan atau di tempat kerja. Keberhasilan target demi target tak ada artinya jika hubungan dengan keluarga merenggang. Sejauh apapun tempatmu, jangan biarkan hubungan dengan keluargamu mengendur. Sesedikit apapun waktumu untuk mereka, jangan biarkan kualitas interaksimu berkurang.

Ketika keluarga ridha terhadap bisnis yang kita jalani. InsyaAllah Allah ridha juga terhadap kita. Kenapa? karena Allah menitipkan keluarga kita pada kita… keluarga itu adalah amanah kita, jagalah mereka. Lalu apa cirinya kita menjaga mereka?

Senyuman mereka padamu, cukuplah sudah…

kebahagiaan mereka.. cukuplah sudah…

kedekatan mereka pada Allah.. cukuplah sudah

Rumah buku iqro – toko buku online

2 thoughts on “senyuman mereka cukuplah sudah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s