Belajar Memelihara, Belajar Mencintai

Gambar

                Sering kita melihat seorang anak melakukan kekerasan kepada temannya yang lain. Mulai dari memukul, menjambak, dan segala tindakan menyakiti lainnya. Hal ini bisa disebabkan karena memang kepekaannya terhadap sesama kurang. Jika hal ini terus dibiarkan, kelak di kemudian hari anak bisa menjadi bossy atau memimpin dengan sikap diktator, bagi yang tak menurutinya pasti akan ia berikan “sesuatu”.

                Salah satu hal yang bisa kita lakukan dalam melatih kepekaan adalah memberikan binatang peliharaan. Opsi ini menjadi menarik karena dengan memelihara binatang si kecil akan belajar bertanggung jawab. Ia akan belajar menyayangi, belajar merawat dan yang tak kalah penting juga, ia akan mengenal siklus kehidupan.

                Saat memelihara binatang anak akan mengenal beragam hal. Diantaranya siklus tersebut. Anak akan belajar bahwa hidup ini ada kelahiran, tumbuh, dan ada kematian. Khusus pada kematian, orangtua bisa mengajarkan banyak hal. Orangtua bisa memberikan pengertian mengenai kebaikan dari kematian bagi binatang tersebut. Dengan itu anak akan lebih mengahrgai hidup dalam ruang lingkup pemikirannya yang masih sederhana.

                Meskipun baik dalam memelihara binatang, orangtua tetap harus mengawasi bahkan merawat binatang tersebut lebih dari buah hati. Kita ibaratkan buah hati hanyalah “anak bawang” dalam mengurus binatang.

                Dengan memelihara binatang, anak akan belajar mengenai waktu. Kita bisa memberi patokan bahwa sebelum pergi ke sekolah, sepulang sekolah dan setelah mandi sore adalah waktu makan para binatang tersebut, sehingga anak tau kapan ia harus memberi makan.

                Dengan memelihara binatang juga anak akan belajar bertanggungjawab, seperti membersihkan binatang, membersihkan kandang, mengajaknya bermain, dan segudang hal positif yang bisa kita sepakati dengan anak.

                Belajar memelihara binatang berarti mengajarkan anak mengenai mahkluk lain ciptaanNya. Dari situ kita juga bisa mengajarkan mengenai kebesaranNya. Mengapa binatang memiliki bulu? Mengapa bulu mereka menyerupai warna alam? Mengapa binatang sering tidur, semua hal ini bisa menjadi sebuah pelajaran yang menyenangkan. Di sisi lain, tentu keakraban antara orangtua dan anak juga menjadi lebih dekat.

                Banyak hal yang bisa kita ajarkan dari binatang. Mengapa kita harus merawatnya, mengapa kita harus membersihkannya, dan banyak manfaat lainnya. Yang terpenting, kita harus membuat kesepakatan, seperti harus mencuci tangan sehabis memegang binatang, tidak boleh membiarkannya kelparan, dan beragam kesepakatan menyenangkan lainnya.

                Jangan lupa untuk mengatasi kejenuhan anak dengan beragam cara seperti membelikan perlengkapan bagi binatang, menonton tentang binatang tersebut, dan lainnya

Selamat mencoba J

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s