menemukan jalan hidup

Pastinya berbeda beda bagi setiap orang di bumi ini dalam menemukan jalan kehidupannya masing masing. Jalan hidup bisa kita ciptakan, sebagiannya lagi hanya pasrah dan mengikuti keadaan secara total. Ketika ada kesempatan untuk memilih maka dia memilih yang termudah, ataupun memilih arus deras yang saat ini diikuti oleh manusia yang lain. Banyak juga yang seperti itu? Bagaimana dengan anda? Bagaimana caramu menemukan jalan hidup?

Ada beberapa orang yang menemukan jalan hidupnya ketika sedang mengalami kesulitan, ketika kesulitan menghampiri . Ketika dia menghadapi segala masa masa sulit yang mengharuskannya berpikir diluar dari biasanya, maka secercah harapan itu datang, dan jalan itupun ditemukan. Dia baru tersadar bahwa seharusnya jalan ini lah yang mesti di lalui dari dulu. Dia baru menyadari bahwa kehidupan selama ini adalah sebuah alur untuk menemukan jalan ini.menemukan jalan hidup

Jalan kehidupan seseorang berbeda, dan perannya pun berbeda beda. Ada yang dalam kehidupannya mengambil peran sebagai seorang penulis, sebagai polisi, sebagai presiden, sebagai politikus, sebagai pengusaha, sebagai kiyai, sebagai santri, sebagai guru, sebagai murid, sebagai pekerja buruh, sebagai petani, sebagai karyawan, dan sebagai sebagai lainnya.

Hanya saja dari semua keragaman perjalan hidup itu, ada satu kesamaan. Kesamaan itu sudah mencakup dalam doa doa yang kita panjatkan kepada Allah di setiap 5 waktu yang berlainan. Tunjukkan kami ke jalan yang lurus…. Jalan orang orang yang Engkau beri nikmat, bukan jalan orang orang yang Engkau murkai atau Engkau sesatkan.

Mengacu kepada doa ini, mengacu kepada doa ini saudara saudaraku sekalian maka ada 1 hal yang pasti dalam kenyataannya. Apapun jalan yang kita lalui, maka selama itu berada dalam jalanNya yang lurus, itulah jalan yang mesti kita lalui dengan penuh kesungguhan dan keseriusan. Ihwal jalan apa itu, ataupun jalan yang kita ambil berubah di pertengahan, itu adalah perkara lain, yang paling penting adalah jalan ini lurus atau tidak?

Misalnya, ada seseorang yang hampir setengah kehidupannya mengabdi di dunia pendidikan, namun di setengah kehidupannya yang lain dia mengabdi di dunia politik. Ada yang salah? Selama dia berada di jalan yang lurus tentu dia tidak salah.  Bahkan yang lebih dari seluruh kehidupannya dia berada di satu jalan tertentu, maka di penghujung kematiannya dia beralih ke jalan yang lain apakah dia salah? Selama dia berada di jalan yang lurus tentu dia tidak salah. Begitu sederhananya islam, begitu sederhananya petunjuk kehidupan ini.

Maka yang mesti perhatikan betul betul justru dalam hal lurus atau tidaknya jalan yang kita lalui. Ini yang mesti kita khawatirkan, apakah jalan yang kita lakukan itu berada dalam jalan orang orang yang mendapatkan nikmat dari Allah? Ataukah termasuk jalan jalan yang Allah murkai atau sesatkan dalam kehidupan ini.

Lalu bagaimana cara kita mengetahui, seperti apa jalan orang orang yang mendapatkan nikmat Allah itu? Maka ada baiknya kita kembali membuka surat cinta dari Allah…

Lalu bagaimana cara kita mengetahui, seperti apa jalan orang orang yang mendapatkan murka dan disesatkan oleh Allah itu? Maka ada baiknya kita kembali membuka surat cinta dari Allah…

Kembali kita buka al quran dengan penuh penghayatan dan penuh keingintahuan…

Sekian. Semoga bermanfaat

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s