hubungan antara keberhasilan dan minat, keberhasilan dan hobi, keberhasilan dan bakat

Keberhasilan dan minat, keberhasilan dan hobi, keberhasilan dan bakat.

Aku tidak bisa berhasil dalam bidang ini, karena aku tidak punya bakat dalam bidang itu… sepertinya saya tidak bisa berhasil dalam bidang ini, karena saya ga suka itu.. Hobi saya setiap hari adalah mengerjakan ini, sepertinya saya bisa berhasil dalam bidang ini.

Pernyataan pernyataan di atas sering kali kita temukan dalam kehidupan keseharian kita, bener ga? Bahkan bisa dibilang di sekitar kita juga banyak yang berpendapat dan berpikiran seperti itu. Dan buat sebagian orang pernyataan ini memang menjadi sikapnya dalam menghadapi sesuatu.

Nah pertanyaannya apakah benar seperti itu? Apakah benar minat kita mempengaruhi terhadap keberhasilan kita?

Apakah benar hobi kita mempengaruhi keberhasilan kita?

Apakah benar bakat kita mempengaruhi keberhasilan kita?

Dan jika dibalik pertanyaannya, apakah benar jika kita tidak memiliki minat, tidak memiliki hobi dan bakat dalam bidang tertentu maka kita tidak akan berhasil dalam hal itu? Apakah benar seperti itu? Coba tanyakan dalam diri anda, apakah benar seperti itu adanya?hubungan antara keberhasilan dan bakat, keberhasilan dan hobi, keberhasilan dan minat

Dalam dunia matematika, maka ada yang namanya hukum pembuktian (maklum saja, saya orang matematika ^^) dalam matematika, pembuktian itu bisa kita temukan dengan menggunakan variable khusus tanpa bilangan yang ketika di otak atik bisa menemukan solusi yang tepat terhadap permasalahan yang sedang dijalani. Itu untuk pembuktian. Tapi…..  untuk menggagalkan pembuktian itu, hanya dibutuhkan satu contoh saja untuk membuktikan bahwa kaidah itu tidak tepat.

Maka dalam kasus keberhasilan dan minat, keberhasilan dan bakat, keberhasilan dan hobi ini untuk menggagalkan kaidah ini hanyalah sederhana. Jika kita temukan satu contoh saja yang memenuhi variable tersebut akan tetapi kaidahnya tidak terpenuhi maka “pernyataan saya bisa berhasil karena saya punya minat disitu adalah ditolak (hehe jadi inget skripsi dulu)”

Sekarang kita lihat di sekeliling kita, apakah banyak orang yang bilang hobinya adalah main bola, tapi apakah dia jadi pemain bola professional? Apakah banyak orang yang bilang dia punya minat di menyanyi, bahkan setiap mandi dia menghabiskan waktu cukup banyak melantunkan berbagai album di depan kaca kamar mandi, apakah dia jadi penyanyi professional? Hmmm….. anda bisa menilainya sendiri… dan jika anda temukan satu saja contoh yang ternyata hobinya disitu tapi dia belum berhasil di situ… maka pernyataan “jika hobi kamu bidang A maka kamu bisa berhasil di bidang A” DITOLAK… ^^

Hingga saat ini, hingga detik ini, kami masih berpikir bahwa keberhasilan itu ditentukan oleh

Seberapa rajin dia menggeluti bidang itu….

Seberapa kekeuh/ngotot dia menggeluti bidang itu…

Seberapa pantang menyerahnya dia menggeluti bidang itu…

Seberapa tangguhnya dia menggeluti bidang itu…

Tak peduli minatnya disitu atau tidak,

Tak peduli hobinya itu atau bukan

Tak peduli dia punya bakat di situ atau tidak,

Tapi jika dia membuka dirinya dan pikirannya, dan memiliki semangat, rajin, ngotot, pantang menyerah dan selalu kuat menggeluti bidang itu, maka hanya soal waktu saja keberhasilan kan dia dapatkan.

Sekian. Semoga bermanfaat

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s