Membaca bisa menghindarkan diri dari penyakit alzheimer

alzheimer_brain

Membaca dan menulis hindarkan dari penyakit berbahaya

            Tahukah Anda bahwa penelitian terbaru menemukan, salah satu penyakit berbahaya syaitu Al-zhemeir bisa dicegah dengan aktivitas membaca dan menulis?

Sebelumnya yuk kita simak seberapa berbahayanya alzhemeir mengancam hidup manusia. Dilansir dari Wikipedia Indonesia, Alzhemeir adalah suatu keadaan dimana sejumlah sel-sel saraf di otak menjadi mati, sehingga mengakibatkan sinyal-sinyal otak sulit tersalurkan dengan baik. Kondisi ini juga membuat fisik otak menciut menjadi kecil. Akibatnya seseorang akan mudah lupa dengan apa yang akan dikerjakan, yang telah ataupun gejala lupa lainnya.

Meski penyakit ini banyak dialami oleh kaum lansia, namun tak menutup kemungkinan remaja atau dewasa pun dapat mengalaminya. Karena sejauh ini belum ditemukan secara pasti apa penyebab penyakit ini, dan juga belum ditemukan obat yang bisa menyembuhkannya.

Namun sebuah penelitian menemukan bahwa membaca buku, menulis, bermain teka-teki silang dapat menurunkan gejala penyakit ini. Dalam penelitian baru-baru dijelaskan ternyata kegiatan tersebut mengurangi akumulasi protein berbahaya di otak. Dalam penelitian tersebut, lansia yang mengaku melakukan kegiatan yang merangsang mental (membaca, menulis, berkirim surat, dll) sepanjang hidupnya memiliki sedikit simpanan beta-amyloid, yakni protein yang khas dimiliki penderita Alzheimer. Temuan menunjukkan bahwa terapi kognitif yang merangsang otak dapat memperlambat perkembangan penyakit ini, jika diterapkan sebelum gejala muncul.

Penelitian dilakukan pada 65 lansia yang diberikan wawancara mengenai aktivitas hidupnya. Dan ternyata, lansia yang sepanjang hidupnya terbiasa membaca koran, buku, berkirim email, menulis, dan kegiatan mental lainnya memiliki kemampuan mengingat yang jauh lebih baik. Bahkan, lansia dengan jumlah aktivitas mental tertinggi seumur hidupnya juga memiliki tingkat amiloid yang sebanding dengan orang muda.

Para peneliti mengatakan tidak ada ruginya untuk melatih otak sehingga masih berfungsi dengan baik di kemudian hari. Memperbanyak aktivitas otak adalah salah satu terapi yang sangat murah meriah untuk dilakukan demi mencegah penyakit ini.

Jadi tetaplah membaca dan menulis positif, karena orang-orang besar yang dicatat sejarah, lahir dari kebiasaan mereka yang sederhana, yaitu MEMBACA.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s