masalah pendidikan hilangnya peran keluarga bagi pendidikan

sumbergambar: carollinafamilyalliance.com

kembali kita ulas masalah pendidikan saat ini berlangsung yaitu hilangnya peran keluarga bagi pendidikan. keberhasilan sebuah pendidikan terhadap anak sangat ditentukan oleh kondisi lingkungan yang berada di sekitar mereka. sehingga bisa disebutkan bahwa karakter yang terbentuk pada setiap siswa, mahasiswa bahkan orang dewasa adalah kondisi sekolah-tempat kerja-keluarga. ini artinya, ketiga tempat tadi menyumbang sangat besar pembentukan karakater dan kepribadian seseorang.

saat ini sungguh sangat disayangkan, begitu banyaknya kenakalan remaja yang meningkat dan itu semua bermula dari keluarga. bayangkan saja, waktu yang anak habiskan selama hidupnya bisa dibilang setengahnya berada di keluarga. anggap mereka sekolah dari pagi sampai petang, maka sisa harinya ada di rumah, ada di keluarga. tapi kadang masih banyak keluarga yang menganggap sepele hal ini, dan kurang memaksimalkan pendidikan di rumah.

sumbangan terbesar terhadap karakter adalah keteladanan orang orang di sekitar. dan bila di rumah keteladanan orang tua, baik ibu ataupun ayah ataupun saudara (kakak dan adik). apapun sikap yang ditunjukan maka kan menghasilkan kepribadian tertentu pula bagi anak. keluarga yang di dalamnya selalu dipenuhi oleh marah dan curiga antara ibu dan ayah, akan memberikan pendidikan yang sangat efektif tuk membangun karakter yang sama bagi anak. dan hasilnya, sang anak pun menjadi pemarah dan curigaan… persis seperti orang tua mereka.

dan kadang, orang tua juga seakan acuh tak acuh terhadap perkembangan anaknya di sekolah. kebanyakan dari mereka hanya mempertanyakan berapa nilai yang didapat, dan bila nilainya besar mereka puas (menganggap pendidikannya berhasil) bila nilainya kecil mereka marah besar. dan menyalahkan anak sebisa yang mereka bisa. padahal setiap anak membutuhkan lebih dari sekedar evaluasi nilai, tapi persahabatan, minat, kesukaan anak, perasaan anak. ini semua yang mulai luput dari keluarga.

banyak dari anak anak lebih mengenal teman temannya daripada keluarganya sendiri. merasa lebih betah di lingkungan mainnya daripada keluarganya sendiri. ini cukup riskan mengingat mulai pudarnya rasa betah anak bagi keluarga, sehingga anak tak lagi respect terhadap keluarga.

tak ada pilihan lain selain kembali memberikan perhatian lebih terhadap anggota keluarga kita. kuncinya hanya itu, perhatian lebih banyak. karena dengan perhatian yang lebih, kan memberikan interaksi yang lebih banyak, interaksi yang lebih banyak kan membuat keterbukaan antar anggota keluarga lebih baik. semakin terbuka maka semakin nyaman pula setiap mereka ketika berada di keluarga. semakin nyaman maka semakin besar peluang untuk memberikan dan mempertajam kepribadian yang baik dari lingkungan rumah.

bisa dimulai dari saat ini, dan jangan ditunda. jadikan keluarga anda jauh lebih baik demi generasi yang akan datang.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s